Masa Depan Belum Terlihat

Memaknai ramadhan dengan harapan menuai hasil yang lebih baik di masa depan. Setiap ramadhan pasti umat islam menjalankan kewajibannya untuk berpuasa. Tidak pandang usia dan umur untuk siapa saja untuk menjalankannya. Dan yang tergolong wajib menjalankan ini adalah setiap manusia yang akil baligh sampai yang tua.
Konsekuensi ini dapat berlaku pada umat islam, akan tetapi untuk yang beriman tiada batas waktu baginya karena dasar ibadah terterapkan dalam al-hadits mengikuti petuah orang yang sangat mulia.

Dalam sabdanya Rasululloh S.A.W mengatakan :

    “tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai ke liang lahat”

Dan darisinilah orang-orang yang beriman megikuti jejak rasulnya. Jika terdapat orang-orang yang mempunyai kualitas dan budi pekerti yang mengarah kepada kemulian hanya dapat ditemui di dalam diri orang yang beriman. Yang mau menerapkan ilmu hanya orang yang beriman, sedang iman itu mempunyai nilai atau syarat tersendiri.

Untuk dapat menuai ilmu pokok dasarnya adalah iman dan sabar. Sedikit demi sedikit ia harus ditingkatkan untuk sampai kepada apa yang disebut sempurna istilah mimpinya ialah “Perfectionis”. Menuju kesempurnaan itu tidak dapat langsung jadi sempurna, awalnya ia harus menjaga hati dari kawan maupun lawan. Menjalin silaturahmi salah satu sikap menjaga hati kawan, tidak menganggap lawan itu seperti musuh yang harus dijauhkan dan ditakuti adalah salah satu sikap menjaga hati lawan.

Agar hati tidak dirasuki oleh hal-hal yang mengganggu haruslah ada yang namanya keseimbangan. Keseimbangan dapat terbentuk dari rasa percaya bahwa gangguan dapat diselesaikan dengan cara yang disesuaikan dari sifat gangguan tersebut. Keseimbangan antara manusia dengan manusia lainnya tidak terlepas dari rasa saling hormat dan menghormati. Dan mengadakan musyawarah untuk merumuskan mufakat.

Siapapun dan bagaimanapun kondisi sesuatu yang sulit dapat diselesaikan dengan cara musyarawah yang menginginkan hasil yang sama-sama tidak dirugikan, menempatkan hati nurani untuk menjaga hati-hati yang memerlukan penyelesaian yang tidak dapat diselesaikan secara sepihak.

Jalan terbaik adalah membangun kembali suatu bangunan dengan kemampuan yang ada. Bermusyawarah dengan orang-orang yang ingin membangun kebaikan agar mendapat pondasi cakar ayam terkuat sepanjang masa, karena percuma jika tidak ada keinginan dan kebaikan itu sebab versus dari baik adalah buruk sedang buruk dekat dengan hancur.

    Untuk penghuni ramadhan perkembangkan akhlak adalah awal menuju masa depan.

SILATURAHMI MUSLIM

Keutamaan seorang muslim adalah mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Barang siapa yang berjuang untuk dapat menjadi seorang muslim adalah dengan menjalankan dua keutamaan tersebut. Dan seorang muslim berpedoman kepada sunatullah Nabi Besar Muhammad S.A.W. Dan jembatan pembedanya adalah Alqur’annul Karim, yang menjadi pokok akhlak muslim yang mengakui bahwa islam adalah pembeda yang akan mengantarkan islam menuju kebahagiaan.

Diantara umat islam yang satu dengan umat islam lainnya adalah tidak membunuh sesama umat islam. Inilah yang diajarkan oleh Nabi Besar Muhammad S.A.W. Tidak benar jika seorang muslim yang membunuh muslim lainnya adalah ia beragama islam. Secara logika ia (muslim) yang membunuh muslim lainnya telah melanggar ajaran Nabi Besar Muhammad S.A.W.

Sejak islam disebarkan, islam selalu dalam kemiskinan. Akan tetapi islam juga menemui kejayaannya meskipun ia miskin. Jadi barang siapa yang beragama islam dan ia miskin, janganlah takut akan akibat dari kemiskinan itu, meskipun islam kalah dalam hal dunia akan tetapi ia (muslim) mempunyai pelindung yang Maha Melindungi. Dan janganlah takut karena tidak memiliki senjata tetapi ia (muslim) memiliki pelindung yang Maha Melindungi. Dan dari kekuatan imanlah yang dapat menghantarkan perlindungan dari yang Maha Besar.

Mendirikan shalat dan memunaikan zakat adalah gerbang awal iman seorang muslim. Setelah itu akhlaklah yang mengantarkan keamanan yang abadi. Barang siapa yang menjalankan hidup dengan berakhlak baik dan beriman kepada Alqur’an akanlah menuai kebaikan di kemudian hari. Dari setiap akhlak adalah pilar-pilar kebajikan yang mengantarkan keindahan manusia yang tergolong manusia yang berderajat tinggi. Dan akhlak mulialah tujuannya.

Kekuatan iman akan terasa dengan keutamaan mendirikan shalat dan memunaikan zakat. Ibarat kebutuhan pokok bagi orang-orang yang mengaku beriman menjalankan dua keutamaan tersebut. Dan ditambah dengan keutamaan lainnya, yaitu dengan yang dikenal dengan rukun islam dan rukun iman. Islam memberikan ajaran melalui Alqur’an dan Alhadits. Dari ajarannya merujuk kepada rukun islam dan rukun iman, dengan berpedoman kepada Tuhan yang tunggal yang tidak beranak dan tidak diperanakkan. Yang memiliki kerajaan meliputi langit dan bumi dan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dengan do’a dan ibadah Allah S.W.T menepati janjinya, sesuai dengan apa yang jika diminta pasti akan diberikan-Nya. Dari sejarah Nabi Besar Muhammad S.A.W akan banyak kita temui bagaimana Allah S.W.T melindungi umat-Nya dengan ke Maha Melindungi-Nya yang Maha Besar yang Maha Baik yang Maha Perkasa dan Maha Menentukan. Dan juga dengan sejarah sebelum Nabi Besar Muhammad S.A.W, dengan izin-Nya do’a-do’a yang dikabulkan-Nya.

Untuk itu setiap orang yang beriman jaganlah takut akan kekurangan yang ada pada keadaan sekarang, ingatlah akan ajaran islam yang akan membawa keberkahan dan kebahagiaan tersendiri. Ingat akan ajaran melarang untuk tidak membunuh sesama muslim. Ingat akan sejarah bahwa akhlak Rasullulah S.A.W yang tidak membunuh orang yang pernah menzhaliminya. Kembalilah kepada keutamaan seorang muslim yang menuju rukun islam dan rukun iman serta berdamailah dengan manusia.